--> Jakarta - Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) mengucurkan dana senilai Rp 20 Miliar untuk pelaksanaan parade kapal laut, Sail Banda. Selain Sail Banda, Kemenko Kesra juga mengucurkan dara dari berbagai departemen, BUMN, dan corporate social responsibility (CSR) berbagai perusahaan
swasta.
"Dana dari Kemenko Kesra sebesar Rp 20 Miliar. Mulai akhir bulan ini kami akan memulai dengan menggelar Operasi Bhakti Surya Baskara Jaya Sail Banda 2010," kata Sesmenko Kesra, Dwi Suryo Indroyono Susilo usai rapat koordinasi Sail Banda
di kantor Kemen Kosra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, (10/5/2010).
Dana tersebut, lanjut Dwi, digunakan untuk perbaikan sarana infrastuktur dan suprastruktur di Kepulauan Banda. Selain itu dana ini juga digunakan untuk biaya ekspedisi kapal-kapal Indonesia yang ikut dalam pelayaran internasional tersebut.
Meski menggelontorkan Rp 20 Miliar, Kemenko Kesra yakin
akan mempunyai dampak positif bagi Indonesia di mata Internasional. Salah satunya, akan tercipta pandangan dunia kalau Kota Ambon aman.
"Nah inikan tak bisa diukur dengan hitung-hitungan matematis. Tapi kalau dampaknya akan banyak, dari investasi hingga kunjungan wisata," tambahnya.
Acara Sail Banda akan digelar mulai 24 Juli hingga 17 Agustus 2010. Acara dimulai dengan lomba perahu layar dari Australia ke Banda.
Selain itu, akan ditampilkan juga kapal rumah sakit terbesar milik Angkatan Laut AS, USNS MERCY T-AH19. Kapal ini panjangnya 273 meter dan membawa 956 tenaga medis dan dokter untuk layanan pulau banda dan sekitarnya. KRI dr Soeharso akan mendampingi kapal ini memberikan layanan kesehatan.
"Tapi untuk bakti sosial. Akan dimulai sejak akhir bulan ini. Kami sudah mulai mengerjakan renovasi 2 masjid dan 2 gereja di Ambon untuk memberikan kesan Ambon benar-benar sudah damai dan aman," ungkapnya.
Sementara itu Asisten Operasi KSAL, Laksamana Muda TNI AL Ign Dadiek Surarto mengaku pihaknya mendukung 100 persen kegiatan tersebut.
"Selain itu, Angkatan Laut dari 5 negara juga sudah siap ikut yaitu AS, Australia, Singapore, Selandia Baru dan Malaysia," pungkas Laksamana MudaĆ TNI AL Ign Dadiek.
(asp/gus)
swasta.
"Dana dari Kemenko Kesra sebesar Rp 20 Miliar. Mulai akhir bulan ini kami akan memulai dengan menggelar Operasi Bhakti Surya Baskara Jaya Sail Banda 2010," kata Sesmenko Kesra, Dwi Suryo Indroyono Susilo usai rapat koordinasi Sail Banda
di kantor Kemen Kosra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, (10/5/2010).
Dana tersebut, lanjut Dwi, digunakan untuk perbaikan sarana infrastuktur dan suprastruktur di Kepulauan Banda. Selain itu dana ini juga digunakan untuk biaya ekspedisi kapal-kapal Indonesia yang ikut dalam pelayaran internasional tersebut.
Meski menggelontorkan Rp 20 Miliar, Kemenko Kesra yakin
akan mempunyai dampak positif bagi Indonesia di mata Internasional. Salah satunya, akan tercipta pandangan dunia kalau Kota Ambon aman.
"Nah inikan tak bisa diukur dengan hitung-hitungan matematis. Tapi kalau dampaknya akan banyak, dari investasi hingga kunjungan wisata," tambahnya.
Acara Sail Banda akan digelar mulai 24 Juli hingga 17 Agustus 2010. Acara dimulai dengan lomba perahu layar dari Australia ke Banda.
Selain itu, akan ditampilkan juga kapal rumah sakit terbesar milik Angkatan Laut AS, USNS MERCY T-AH19. Kapal ini panjangnya 273 meter dan membawa 956 tenaga medis dan dokter untuk layanan pulau banda dan sekitarnya. KRI dr Soeharso akan mendampingi kapal ini memberikan layanan kesehatan.
"Tapi untuk bakti sosial. Akan dimulai sejak akhir bulan ini. Kami sudah mulai mengerjakan renovasi 2 masjid dan 2 gereja di Ambon untuk memberikan kesan Ambon benar-benar sudah damai dan aman," ungkapnya.
Sementara itu Asisten Operasi KSAL, Laksamana Muda TNI AL Ign Dadiek Surarto mengaku pihaknya mendukung 100 persen kegiatan tersebut.
"Selain itu, Angkatan Laut dari 5 negara juga sudah siap ikut yaitu AS, Australia, Singapore, Selandia Baru dan Malaysia," pungkas Laksamana MudaĆ TNI AL Ign Dadiek.
(asp/gus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar