--> Jakarta - Menyusul rencana mundurnya Menkeu Sri Mulyani, beredar isu Partai Golkar menyiapkan beberapa nama pengganti Menkeu. Salah satunya adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Anggito Abimanyu.
"Golkar itu mau ngusulin Anggito Abimanyu kalau dari internal Kemenkeu. Dia kan sempat jadi calon wakil menteri," kata seorang petinggi Golkar yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/5/2010).
Petinggi Golkar itu menjelaskan, apalagi posisi Anggito dekat dengan Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Dan karena itu Anggito dianggap sudah seperti kader Golkar.
"Sudah dibina lama oleh ketumnya," jelas terang petinggi Golkar itu.
Menurut dia, selain Anggito, sebenarnya Golkar juga mempersiapkan Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz menjadi calon Menkeu. Harry dipilih apabila dimungkinkan memasukkan menteri dari internal Golkar.
"Kalau dari luar katanya Hari Azhar yang mau diajukan," jelasnya.
Saat dikonfirmasi, wakil bendahara umum Partai Golkar Bambang Soesatyo tak memungkiri nama yang diisukan disiapkan oleh Golkar untuk menggantikan Sri Mulyani. Namun ada satu nama lain yang dimunculkan oleh politisi Golkar ini.
"Anggito Abimanyu dan Ani Ratnawati bagus," kata Bambang.
Sebelumnya diberitakan Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso membantah adanya kepentingan Golkar dalam mundurnya Sri Mulyani. Priyo tak berspekulasi soal menteri pengganti Sri Mulyani.
"Menunjuk dan menghentikan menteri adalah hak prerogatif Presiden," terang Priyo sebelumnya.
(van/ndr)
"Golkar itu mau ngusulin Anggito Abimanyu kalau dari internal Kemenkeu. Dia kan sempat jadi calon wakil menteri," kata seorang petinggi Golkar yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/5/2010).
Petinggi Golkar itu menjelaskan, apalagi posisi Anggito dekat dengan Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Dan karena itu Anggito dianggap sudah seperti kader Golkar.
"Sudah dibina lama oleh ketumnya," jelas terang petinggi Golkar itu.
Menurut dia, selain Anggito, sebenarnya Golkar juga mempersiapkan Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz menjadi calon Menkeu. Harry dipilih apabila dimungkinkan memasukkan menteri dari internal Golkar.
"Kalau dari luar katanya Hari Azhar yang mau diajukan," jelasnya.
Saat dikonfirmasi, wakil bendahara umum Partai Golkar Bambang Soesatyo tak memungkiri nama yang diisukan disiapkan oleh Golkar untuk menggantikan Sri Mulyani. Namun ada satu nama lain yang dimunculkan oleh politisi Golkar ini.
"Anggito Abimanyu dan Ani Ratnawati bagus," kata Bambang.
Sebelumnya diberitakan Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso membantah adanya kepentingan Golkar dalam mundurnya Sri Mulyani. Priyo tak berspekulasi soal menteri pengganti Sri Mulyani.
"Menunjuk dan menghentikan menteri adalah hak prerogatif Presiden," terang Priyo sebelumnya.
(van/ndr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar