--> Jakarta - Dalam persidangan kasus dugaan suap dengan terdakwa Alif Kuncoro, dua satpam kompleks rumah Kompol Arafat Enanie didaulat menjadi saksi. Saksi menyatakan jika rumah Arafat belum pernah kemalingan. Padahal di sidang sebelumnya saksi yang lain mengatakan rumah Arafat pernah kecurian.
Keterangan saksi berbeda dengan pernyataan Arafat sebelumnya yang diungkapkan oleh saksi Sapta Hari Aji selaku Sales Consultan showroom Mabua SCBD Sudirman, di mana motor Harley tersebut dibeli. Saat bersaksi dalam persidangan Alif Kuncoro sebelumnya, Sapta menyatakan motor dikembalikan oleh Arafat karena takut dicuri sebab rumah Arafat pernah kemalingan.
"Belum pernah (kemalingan)," tutur saksi Agus Prayitno yang merupakan satpam kompleks rumah Arafat di Kompleks Telaga Golf, Depok, dalam persidangan di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2010).
Sementara saksi lain yang juga satpam kompleks bernama Ismail Siregar mengatakan tidak tahu menahu jika rumah Arafat pernah kemalingan. Namun Ismail menyatakan kompleks perumahan yang dia jaga selalu aman.
"Kompleks aman," ujarnya singkat.
"Rumah Arafat pernah kecurian?" tanya hakim.
"Saya tidak tahu," jawab Ismail.
Kedua saksi tersebut bertugas saat motor Harley Davidson tipe Ultra Classic diantar ke rumah Arafat. Agus mengaku dirinya sedang berjaga di pos. Menurutnya, saat itu motor diantar oleh mobil pick-up warna hitam. Namun Agus tidak ikut mengantarkan motor ke rumah Arafat.
"Sesuai prosedur barang diantar. Temen saya antar supir sampai ke rumah (Arafat)," jelas Agus.
Agus juga menyatakan dirinya ada di lokasi saat motor diambil dari rumah Arafat. "Waktu motor diambil, masih dengan mobil yang sama. Saya antar ke rumah. Tanggal 13 bulan 3. Saya hanya tahunya motor datang dan motor diambil kembali," bebernya.
Saksi lain, Ismail juga memberikan keterangan serupa. "Motor datang pukul 17.00 WIB. Saya tidak tahu motor dari mana," tuturnya.
Usai mendengar keterangan 3 saksi, Ketua Majelis Hakim Mien Trisnawati menutup sidang. Sidang dilanjutkan kembali pada 11 Agustus 2010 pukul 11.00 WIB, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.
(nvc/vit)
Keterangan saksi berbeda dengan pernyataan Arafat sebelumnya yang diungkapkan oleh saksi Sapta Hari Aji selaku Sales Consultan showroom Mabua SCBD Sudirman, di mana motor Harley tersebut dibeli. Saat bersaksi dalam persidangan Alif Kuncoro sebelumnya, Sapta menyatakan motor dikembalikan oleh Arafat karena takut dicuri sebab rumah Arafat pernah kemalingan.
"Belum pernah (kemalingan)," tutur saksi Agus Prayitno yang merupakan satpam kompleks rumah Arafat di Kompleks Telaga Golf, Depok, dalam persidangan di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2010).
Sementara saksi lain yang juga satpam kompleks bernama Ismail Siregar mengatakan tidak tahu menahu jika rumah Arafat pernah kemalingan. Namun Ismail menyatakan kompleks perumahan yang dia jaga selalu aman.
"Kompleks aman," ujarnya singkat.
"Rumah Arafat pernah kecurian?" tanya hakim.
"Saya tidak tahu," jawab Ismail.
Kedua saksi tersebut bertugas saat motor Harley Davidson tipe Ultra Classic diantar ke rumah Arafat. Agus mengaku dirinya sedang berjaga di pos. Menurutnya, saat itu motor diantar oleh mobil pick-up warna hitam. Namun Agus tidak ikut mengantarkan motor ke rumah Arafat.
"Sesuai prosedur barang diantar. Temen saya antar supir sampai ke rumah (Arafat)," jelas Agus.
Agus juga menyatakan dirinya ada di lokasi saat motor diambil dari rumah Arafat. "Waktu motor diambil, masih dengan mobil yang sama. Saya antar ke rumah. Tanggal 13 bulan 3. Saya hanya tahunya motor datang dan motor diambil kembali," bebernya.
Saksi lain, Ismail juga memberikan keterangan serupa. "Motor datang pukul 17.00 WIB. Saya tidak tahu motor dari mana," tuturnya.
Usai mendengar keterangan 3 saksi, Ketua Majelis Hakim Mien Trisnawati menutup sidang. Sidang dilanjutkan kembali pada 11 Agustus 2010 pukul 11.00 WIB, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.
(nvc/vit)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar