--> Jakarta - Perkelahian antara petugas Bea Cukai dan satpam di bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Nanggroe Aceh Darussalam, ternyata dilatarbelakangi masalah klasik. Pertengkaran yang meledak kemarin itu disebabkan persoalan kartu identitas (ID Card) bandara.
"Petugas Bea Cukai sering tidak memakai ID bandara, ini sudah beberapa kali diberitahu. Kemarin terjadi lagi. Diberitahu, petugas Bea Cukai malah menunjukkan ID-nya, bukan ID bandara," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemeterian Perhubungan, Bambang S Ervan, saat dihubungi detikcom, Selasa (11/5/2010).
Akibatnya, perkelahian pun pecah. Karena jumlah tidak imbang, satu orang satpam yang merupakan penduduk sekitar bandara, mengalami luka lebam.
"Ini akhirnya memicu warga sekitar untuk mencari para petugas bea cukai. Mereka tidak terima. Saat itu juga, kepala cabang bandara dan kepolisian menyelamatkan petugas bea cukai dari penduduk," ujar Bambang membantah kabar yang menyebut pihak satpam mengeroyok petugas Bea dan Cukai.
"Saat malam hari itu, saya tidak tahu ada pemukulan atau tidak," kata dia.
Pagi ini, kata Bambang, pihak bandara dan kepolisian akan mengadakan pertemuan dengan penduduk dan tokoh masyarakat setempat untuk menyelesaikan masalah.
Mengenai pemeriksaan ID, Bambang mengatakan, itulah wewenang satpam. "Satpam berwenang berada di wilayah manapun di bandara," kata Bambang.
(lrn/lia)
"Petugas Bea Cukai sering tidak memakai ID bandara, ini sudah beberapa kali diberitahu. Kemarin terjadi lagi. Diberitahu, petugas Bea Cukai malah menunjukkan ID-nya, bukan ID bandara," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemeterian Perhubungan, Bambang S Ervan, saat dihubungi detikcom, Selasa (11/5/2010).
Akibatnya, perkelahian pun pecah. Karena jumlah tidak imbang, satu orang satpam yang merupakan penduduk sekitar bandara, mengalami luka lebam.
"Ini akhirnya memicu warga sekitar untuk mencari para petugas bea cukai. Mereka tidak terima. Saat itu juga, kepala cabang bandara dan kepolisian menyelamatkan petugas bea cukai dari penduduk," ujar Bambang membantah kabar yang menyebut pihak satpam mengeroyok petugas Bea dan Cukai.
"Saat malam hari itu, saya tidak tahu ada pemukulan atau tidak," kata dia.
Pagi ini, kata Bambang, pihak bandara dan kepolisian akan mengadakan pertemuan dengan penduduk dan tokoh masyarakat setempat untuk menyelesaikan masalah.
Mengenai pemeriksaan ID, Bambang mengatakan, itulah wewenang satpam. "Satpam berwenang berada di wilayah manapun di bandara," kata Bambang.
(lrn/lia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar