--> Singapura - Kunjungan resmi kenegaraan Presiden SBY di Singapura menyepakati beberapa hal. Setelah melakukan pembicaraan di Botanical Garden, pemerintah RI dan Singapura sepakat membentuk enam kelompok kerja guna meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi antara kedua negara.
"Belajar dari pengalaman masa lalu, kami sepakat kerjasama ke depan setiap saat bisa diukur, sekaligus bisa diidentifikasi masalah dan hambatannya. Oleh karena itu kami sepakat telah dibentuk enam working group yang akan menjalankan kerjasama di bidang ekonomi," Kata Presiden SBY.
Hal itu dikatakan Presiden SBY dalam jumpa pers di Hotel Shangrila, Singapura, Senin malam (17/5/2010). Jumpa pers ini digelar seusai terjadi kesepakatan dalam Leaders Retreat antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Botanical Garden, Singapura, Senin siang.
Menurut SBY, 6 kelompok kerja yang disepakati akan ditingkatkan kerjasamanya itu adalah peningkatan kerjasama di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun. Selain itu, juga dilakukan peningkatan investasi, peningkatan kerja sama bidang transportasi udara, peningkatan kerjasama pariwisata, kerjasama di bidang tenaga kerja, serta kerjasama di bidang bisnis pertanian.
SBY menambahkan, 6 kelompok kerja tersebut akan berada di bawah koordinasi Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Sedangkan masing-masing kelompok akan diketuai oleh menteri teknis terkait yang akan melapor secara berkala kepada pemimpin negara masing-masing.
SBY berharap kerjasama antara RI dengan Singapura dapat meningkat dalam bidang pariwisata dan transportasi udara, khususnya menjelang kebijakan ASEAN Open Sky pada 2015.
Sementara dalam bidang tenaga kerja, Indonesia berharap agar tenaga kerja terampil atau kaum profesional semakin mendapatkan tempat dalam pasar tenaga kerja Singapura.
Untuk bidang agribisnis, Presiden menjelaskan, Indonesia sampai saat ini masih sedikit berkontribusi dalam konsumsi sayur mayur dan buah-buahan Singapura.
Di luar kelompok kerja bidang ekonomi, Indonesia dan Singapura membentuk satu kelompok kerja lagi untuk koordinasi kerjasama ancaman terorisme di kawasan.
"Working Group masalah combating terorism`ini sudah berjalan dan kita ingin lebih efektif lagi dilakukan," tegas SBY.
(yid/lrn)
"Belajar dari pengalaman masa lalu, kami sepakat kerjasama ke depan setiap saat bisa diukur, sekaligus bisa diidentifikasi masalah dan hambatannya. Oleh karena itu kami sepakat telah dibentuk enam working group yang akan menjalankan kerjasama di bidang ekonomi," Kata Presiden SBY.
Hal itu dikatakan Presiden SBY dalam jumpa pers di Hotel Shangrila, Singapura, Senin malam (17/5/2010). Jumpa pers ini digelar seusai terjadi kesepakatan dalam Leaders Retreat antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong di Botanical Garden, Singapura, Senin siang.
Menurut SBY, 6 kelompok kerja yang disepakati akan ditingkatkan kerjasamanya itu adalah peningkatan kerjasama di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun. Selain itu, juga dilakukan peningkatan investasi, peningkatan kerja sama bidang transportasi udara, peningkatan kerjasama pariwisata, kerjasama di bidang tenaga kerja, serta kerjasama di bidang bisnis pertanian.
SBY menambahkan, 6 kelompok kerja tersebut akan berada di bawah koordinasi Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Sedangkan masing-masing kelompok akan diketuai oleh menteri teknis terkait yang akan melapor secara berkala kepada pemimpin negara masing-masing.
SBY berharap kerjasama antara RI dengan Singapura dapat meningkat dalam bidang pariwisata dan transportasi udara, khususnya menjelang kebijakan ASEAN Open Sky pada 2015.
Sementara dalam bidang tenaga kerja, Indonesia berharap agar tenaga kerja terampil atau kaum profesional semakin mendapatkan tempat dalam pasar tenaga kerja Singapura.
Untuk bidang agribisnis, Presiden menjelaskan, Indonesia sampai saat ini masih sedikit berkontribusi dalam konsumsi sayur mayur dan buah-buahan Singapura.
Di luar kelompok kerja bidang ekonomi, Indonesia dan Singapura membentuk satu kelompok kerja lagi untuk koordinasi kerjasama ancaman terorisme di kawasan.
"Working Group masalah combating terorism`ini sudah berjalan dan kita ingin lebih efektif lagi dilakukan," tegas SBY.
(yid/lrn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar