Halaman

Selasa, 25 Mei 2010

Pembangunan Jalan Layang Antasari & Dr Satrio Telan Rp 2,1 T

--> Jakarta - Untuk mengatasi kemacetan di Ibukota, Pemprov DKI akan membangun jalan susun atau jalan layang. Jl Antasari dan Jl Dr Satrio pun dipilih sebagai ruas jalan pertama yang akan dibuat susun.

Pemprov pun sedang melakukan lelang tender untuk bisa merealisasikan proyek yang mengadopsi kota modern di Tokyo, Jepang tersebut.

“Saat ini sedang proses lelang, untuk Jl Antasari Rp 1,3 Triliun dan Jl Satrio Rp 800 miliar,” ujar Kepala Seksi Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Ahmad Saiful kepada wartawan di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2010).

Saeful menjelaskan, jalan layang Antasari yang menelan Rp 1,3 triliun tersebut akan menghubungkan Antasari hingga ke Blok M sepanjang 5,5 km.

“Kalau yang Jl Dr Satrio itu dari Kampung Melayu sampai ke Tanah Abang, panjangnya sekitar 3,5 km,” tambah Saiful.

Jalan layang tersebut nantinya akan dibuat sesuai dengan standar jalan raya dengan lebar 9 meter dan tinggi 12 meter dari jalan di bawahnya.

“Kita juga akan menghindari adanya pemotongan pohon akibat proyek jalan ini,” pungkas Saiful.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan bahwa untuk mengatasi kemacetan di Ibukota yang semakin  parah tidak bisa dilakukan dengan menambah jalan kesamping, melainkan harus ke atas. Jalan susun atau jalan layang pun akan dibuat untuk mengurangi angka kemacetan di Ibukota.

(her/nwk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar