Halaman

Kamis, 27 Mei 2010

Kamerawan SCTV Babak Belur Dihajar Oknum PN Ambon

--> Ambon - Kamerawan SCTV Juhri Samaneri babak belur dipukuli oleh sekitar 10 orang oknum Pengadilan Negeri Ambon. Hal ini terjadi saat ia meliput sidang pra peradilan kasus korupsi mantan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat Lucas Uwuratu di PN Ambon.

Peristiwa itu berawal saat seorang wartawan lokal Siwalima memotret hakim yang sedang memimpin sidang. Namun tiba-tiba saja hakim Oyong yang mengetuai sidang melarang dan menghardik wartawan itu.

"Anda tahu tidak, ini dilarang untuk memotret," kata Oyong di ruang sidang PN Ambon, Jl Sultan Hairun, Ambon, Jumat (7/5/2010).

Siwalima mencoba membela diri dengan menyatakan sidang itu terbuka untuk umum sehingga diperbolehkan utuk mengambil gambar. Pernyataan itu juga didukung oleh Juhri.

"Ini sidang terbuka apa tidak boleh mengambil gambar," kata Siwalima dengan dukungan wartawan lainnya.

Mendengar hal ini sekitar 10 orang petugas di PN Ambon tidak terima dan mengeroyok Juhri. Bak! Buk! Juhri dipukul di bagian wajah hingga berdarah dan diinjak-injak. Untungnya peristiwa itu tidak berlangsung lama dan Juhri bisa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Usai peristiwa itu ratusan wartawan langsung memblokir dan menggelar demonstrasi di depan PN Ambon mereka membawa berbagai poster yang mengecam peristiwa tersebut. Polisi kemudian mengevakuasi 10 orang petugas PN Ambon yang diduga melakukan pemukulan itu ke Polres Pulau Ambon.

(nal/nal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar