--> Jakarta - Sebanyak 35 siswa SMPN 240 Radio Dalam, Jakarta Selatan, tidak lulus ujian nasional (UN) karena terganjal target nilai kelulusan 5,5. SMPN 240 akan memanggil orangtua dan siswa yang tidak lulus UN akan diberi motivasi.
"Dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada penurunan. Tahun lalu 100 persen yang lulus, tahun ini hanya 86 persen. 35 Orang siswa tidak lulus," kata Kepala Sekolah SMPN 240 Jakarta Selatan, Karsono, di kantornya, Jalan Haji Raya, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2010).
Menurut Karsono, sebagian besar siswa yang tidak lulus terganjal dengan peraturan pemerintah yang mengharuskan siswa lulus di atas 5,5.
"Kita sebagai guru sudah memberikan pemantapan-pemantapan pelajaran. Ya nanti, pada 17-20 Mei akan ada pengulangan bagi siswa yang tidak lulus. Besok, kita akan panggil orang tua dan anak yang tidak lulus untuk memberikan motivasi," ujar Karsono.
Orangtua dan siswa yang tidak lulus mengaku sedih. "Perasaan saya sedih banget. Anak saya sudah belajar maksimal tetapi tidak lulus. Mudah-mudahan pada saat pengulangan bisa lulus," kata Yuli (40), orangtua dari Novi Puji Astuti (15) yang tidak lulus UN sambil menangis.
Novi mengaku tidak lulus di pelajaran matematika karena susah sekali. "Tetapi, saya yakin pas pengulangan bisa lulus," ujar Novi yang jugaĆ menitikkan air mata.
(aan/asy)
"Dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada penurunan. Tahun lalu 100 persen yang lulus, tahun ini hanya 86 persen. 35 Orang siswa tidak lulus," kata Kepala Sekolah SMPN 240 Jakarta Selatan, Karsono, di kantornya, Jalan Haji Raya, Jakarta Selatan, Jumat (7/5/2010).
Menurut Karsono, sebagian besar siswa yang tidak lulus terganjal dengan peraturan pemerintah yang mengharuskan siswa lulus di atas 5,5.
"Kita sebagai guru sudah memberikan pemantapan-pemantapan pelajaran. Ya nanti, pada 17-20 Mei akan ada pengulangan bagi siswa yang tidak lulus. Besok, kita akan panggil orang tua dan anak yang tidak lulus untuk memberikan motivasi," ujar Karsono.
Orangtua dan siswa yang tidak lulus mengaku sedih. "Perasaan saya sedih banget. Anak saya sudah belajar maksimal tetapi tidak lulus. Mudah-mudahan pada saat pengulangan bisa lulus," kata Yuli (40), orangtua dari Novi Puji Astuti (15) yang tidak lulus UN sambil menangis.
Novi mengaku tidak lulus di pelajaran matematika karena susah sekali. "Tetapi, saya yakin pas pengulangan bisa lulus," ujar Novi yang jugaĆ menitikkan air mata.
(aan/asy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar